PREDIKSI TITIK LAS BAJA TULANG KING CROSS MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI DI PT. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.33019/jm.v11i1.4643Kata Kunci:
las titik, kingcross, metode taguchiAbstrak
Pengelasan merupakan suatu proses penggabungan material yang menghasilkan peleburan pada suhu pengelasan, baik dengan menerapkan tekanan atau tanpa adanya tekanan, serta menggunakan logam pengisi atau tanpa menggunakannya. Sebelum dilakukan proses pengelasan, diperlukan penempatan las titik yang bertujuan untuk menahan posisi sebelumnya ke operasi pengelasan. Pada proses las titik dilakukan dengan menempatkan gumpalan kecil las pada jalur pengelasan. Maka dari itu penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui pengaruh jumlah las titik serta memprediksi titik las pada baja tulang king cross dengan menggunakan metode Taguchi. Metode Taguchi digunakan untuk menyusun orthogonal array untuk tata letak eksperimennya, pada metode ini hasil eksperimen harus dianalisa terlebih dahulu keakuratannya untuk memenuhi suatu kondisi tertentu. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode taguchi dalam memprediksi titik las, ditemukan hasil bahwa faktor utama yang paling mempengaruhi dalam build up setting kingcross ialah jarak antar titik las, faktor kedua ialah jumlah titik las, dan faktor ketiga ialah panjang titik las.
Unduhan
Referensi
[2] Jeffus L., Welding: Principles and Applications, Eighth ed. Boston: Cengage Learning, 2017.
[3] Marlow F.M., Welding fabrication & repair: questions and answers. New York: Industrial Press Inc., 2002.
[4] Oentoeng, Konstruksi Baja, vol. 06, no. 01. 2013.
[5] Purboningtyas A.S., Suswanto Budi, dan Kristijanto Heppy. Modifikasi Perencanaan Struktur Gedung Hotel Santika Bekasi Menggunakan King Cross Column dan Octogonal Castellated Beam.Repository ITS, 2016, pp.1-6
[6] Segui W.T., Steel Design, Fourth. THOMSON, 2007.
[7] Timings R., Fabrication and Welding Engineering. New York: Newnes, 2008.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




