Identifikasi Jenis, Status Konservasi dan Alat Tangkap Ikan yang didaratkan di Dermaga Baro Tanjung Pandan Belitung

Authors

  • Indriasari Pandan Arum Universitas Bangka Belitung
  • Andi Gustomi Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Bangka Belitung Author
  • Fika Dewi Pratiwi Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Bangka Belitung Author
  • Mohammad Oka Arizona Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Bangka Belitung Author

DOI:

https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v9i1.5235

Keywords:

Identifikasi, Status Konservasi, Jenis Alat Tangkap , Ikan , Belitung

Abstract

Hasil tangkapan ikan yang didaratkan di Dermaga Baro, Tanjungpandan, Belitung, menunjukkan keragaman jenis yang tinggi, meliputi ikan pelagis, demersal, dan ikan karang. Berdasarkan potensi perikanan yang besar di wilayah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ikan yang tertangkap, menganalisis status konservasinya, serta mengetahui klasifikasi dan jenis alat tangkap yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan yang didaratkan terdiri atas 33 spesies yang tergolong dalam 18 famili. Berdasarkan status konservasi menurut IUCN, terdapat 26 spesies berstatus Least Concern, 1 spesies Data Deficient, 1 spesies Vulnerable, 1 spesies Near Threatened, dan 4 spesies Not Evaluated. Sementara itu, berdasarkan CITES seluruh spesies termasuk dalam kategori Not Evaluated, dan menurut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2021 seluruh spesies tidak termasuk dalam kategori dilindungi. Adapun alat tangkap yang digunakan oleh nelayan di Dermaga Baro meliputi handline dan squid jigging, perangkap (traps), serta jaring insang (gillnets). 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriani, A., & Sitinjak, L. (2021). Study of productivity results of bottom trap capture using different attractors on Poncan Island, Tapian Nauli Bay, Sibolga City. Berkala Perikanan Terubuk, 49(3).

Al Haddar, G., Kusumawati, I., Sa’adah, U., Siahaan, T. M., Efendi, R., & Hakim, A. R. (2023). Metodologi penelitian dalam pendidikan. Jakarta: Get Press Indonesia.

Arizona, M. O., Adibrata, S., & Gustomi, A. (2020). Tingkat prevalensi cacing endoparasit ikan tongkol (Euthynnus affinis) di PPN Sungailiat Bangka. Aquatic Science, 2(2), 26–35.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (2017). Kepulauan Bangka Belitung dalam angka 2016/2017. Pangkalpinang: BPS.

Delian, R. (2023). Keanekaragaman jenis dan status konservasi gurita di Muara Angke (Skripsi). UIN Syarif Hidayatullah.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung. (2023). Profil pembangunan sektor perikanan Kabupaten Belitung. Tanjungpandan.

Effendi, D. S. (2021). Pengelolaan perikanan kerapu skala kecil di Teluk Saleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (Tesis). Institut Pertanian Bogor.

Euthynnus affinis. (2023). The IUCN Red List of Threatened Species.

Fachrussyah, Z. C., & Zaman, M. S. B. (2020). Konstruksi dan rancang bangun bubu (fishing trap) dalam upaya peningkatan hasil tangkapan ikan. Jambura: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 3(2), 100–112.

FishBase. (2023). Gnathanodon speciosus. FishBase. https://fishbase.se/summary/Gnathanodon-speciosus.html

Habibie, D. A., Sadjeli, S. S., Sabilla, I. Z., & Tesalonika, B. (2024). Penanggulangan overfishing untuk SDGs 14. Perahu (Penerangan Hukum), 12(2), 159–176.

Husain Latuconsina, K. A., & Triyanti, R. (2023). Peran penting pengelolaan perikanan laut berkelanjutan bagi kelestarian habitat dan kemanfaatan sumber daya. Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Laut Berkelanjutan, 1–22.

Ibrahim, N. A. (2023). Keanekaragaman ikan kerapu di PPI Beba (Tesis). Universitas Hasanuddin.

Indriyani, Y., Susiana, S., & Apriadi, T. (2020). Kebiasaan makanan ikan baronang (Siganus guttatus). BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, 12(2), 51–60.

International Union for Conservation of Nature (IUCN). (2023). Epinephelus coioides.

Irawan, A. (2021). Karakteristik habitat famili Carangidae di padang lamun pesisir Kota Bontang. Journal of Fisheries and Marine Research, 5(3), 694–706.

Kamalludin, I., Rosa, F., & Saparin, S. (2019). Rancang bangun mesin pancing cumi-cumi otomatis. Dalam Proceedings of National Colloquium Research and Community Service (Vol. 3, hlm. 162–165).

Limbong, M. (2018). Kajian potensi sumber daya perikanan di Bangka Belitung. Jurnal Ilmiah Satya Minabahari, 3(2), 114–128.

Manurung, V. R., Nasution, S. F. P., Nababan, M., Desrita, & Hasibuan, J. S. (2022). Identification of stingrays species and exploitation rate of Neotrygon kuhlii. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 977(1), 012114.

Nurrahmah, A. (2024). Pendugaan musim dan upaya optimal penangkapan ikan tongkol lisong (Auxis rochei) (Disertasi). Universitas Hasanuddin.

Pattiasina, S., Marasabessy, F., & Manggombo, B. (2020). Teknik pengoperasian alat tangkap pancing ulur (hand line) untuk penangkapan ikan kakap merah (Lutjanus sp.) di perairan Kampung Kanai Distrik Padaido Kabupaten Biak Numfor. Jurnal Perikanan Kamasan, 1(1), 20–28.

Permana, R., & Azizah, F. N. (2022). Status konservasi biota laut di TPI Pangandaran. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan, 17(1), 48–57.

Putri, V. L., Kurohman, F., & Fitri, A. D. P. (2018). Efisiensi teknis dan selektivitas alat tangkap jaring insang (gillnet) terhadap komposisi hasil tangkapan di perairan Semarang. Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 13(2), 126.

Rahayu, A. A. (2024). Produktivitas penangkapan purse seine di Teluk Bone (Disertasi). Universitas Hasanuddin.

Shadiqin, I., Yusfiandayani, R., & Imron, M. (2018). Produktivitas alat tangkap pancing ulur (hand line) pada rumpon portable di perairan Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 9(2), 105–113.

Slovin, M. J. (1960). Sampling. New York: Simon and Schuster.

Sugara, A., Anggraini, S., Wulandari, Y., Suryanita, A., & Anggoro, A. (2022). Potensi sumber daya ikan tongkol (Euthynnus sp.) pada alat tangkap purse seine. Jurnal Laut Khatulistiwa, 5(1), 25–30.

Susanto, I. M., Suprtaman, O., & Gustomi, A. (2023). Composition and conservation status of fish caught by payang gear. Aquatic Science, 5(2), 35–44.

Tesen, M., & Hutapea, R. Y. F. (2020). Studi pengoperasian pancing ulur dan komposisi hasil tangkapan pada KM Jala Jana 05 di WPP 572. Aurelia Journal, 1(2), 91–102.

Vivi, S. A., Adibrata, S., Muftiadi, M. R., & Arizona, M. O. (2023). The effectiveness of traditional traps fishing gear (bubu) at Nusantara Fishing Port of Tanjungpandan (NFPT), Belitung Regency. Coastal and Marine Journal, 1(1), 29–38.

Wati, P. S., & Ningsih, E. N. (2023). Analisis zona potensi penangkapan ikan menggunakan Aqua MODIS. Maspari Journal, 15(1), 33–40.

White, W. T., & Dharmadi. (2007). Species and size compositions of rays in eastern Indonesia. Journal of Fish Biology, 70, 1809–1837.

White, W. T., Last, P. R., Stevens, J. D., Yearsley, G. K., Fahmi, & Dharmadi. (2006). Economically important sharks and rays of Indonesia. Canberra: ACIAR.

Yuliana, E., & Nurhasanah, N. (2017). Laju eksploitasi ikan tenggiri dan tongkol di Karimunjawa. Jurnal Matematika Sains dan Teknologi, 18(1), 44–55

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Identifikasi Jenis, Status Konservasi dan Alat Tangkap Ikan yang didaratkan di Dermaga Baro Tanjung Pandan Belitung. (2026). Journal of Tropical Marine Science, 9(1), 67-76. https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v9i1.5235

Most read articles by the same author(s)