Fokus dan Cakupan Studi
Journal of Tropical Marine Science (JTMS) merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian berkualitas tinggi di bidang ilmu kelautan tropis, dengan penekanan pada pemahaman proses, dinamika, serta keberlanjutan ekosistem laut.
Ruang lingkup jurnal ini mencakup, namun tidak terbatas pada:
- Marine Biology (Biologi Kelautan)
Mencakup studi tentang organisme laut, termasuk plankton, benthos, nekton, dan mikroorganisme laut. Topik meliputi fisiologi, reproduksi, adaptasi, interaksi biotik, serta respons organisme terhadap perubahan lingkungan. - Marine Ecology (Ekologi Laut)
Membahas interaksi antara organisme laut dan lingkungannya, termasuk struktur komunitas, rantai makanan, produktivitas primer, serta dinamika ekosistem seperti terumbu karang, mangrove, dan padang lamun. - Marine Biodiversity (Keanekaragaman Hayati Laut)
Fokus pada eksplorasi, inventarisasi, dan konservasi keanekaragaman hayati laut, termasuk studi taksonomi, distribusi spesies, serta potensi spesies endemik dan terancam. - Marine Conservation (Konservasi Laut)
Mencakup strategi dan pendekatan dalam perlindungan ekosistem laut, termasuk kawasan konservasi laut (MPA), restorasi habitat, serta pengelolaan berbasis ekosistem. - Marine Pollution (Pencemaran Laut)
Membahas sumber, distribusi, dan dampak pencemaran laut, seperti logam berat, mikroplastik, limbah industri, serta dampaknya terhadap organisme dan kesehatan ekosistem. - Biological and Chemical Oceanography (Oseanografi Biologi dan Kimia)
Meliputi proses biogeokimia di laut, siklus nutrien, produktivitas primer, serta interaksi antara faktor fisik, kimia, dan biologis dalam sistem laut. - Coastal and Marine Resource Management (Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut)
Mencakup pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan, termasuk kebijakan, perencanaan wilayah pesisir, serta pendekatan berbasis masyarakat dan adaptasi terhadap perubahan iklim. - Marine Remote sensingMencakup aplikasi GIS dan teknologi remote sensing dalam analisis spasial kelautan. topik termasuk pemetaan habitat (mangrove, lamun, karang), pesisir, perubahan garis pantai, monitoring lingkungan, deteksi polusi kelautan menggunakan satelit dan drone imagery untuk menganalisis dinamika ekosistem kelautan.
Catatan penting:
JTMS tidak berfokus pada akuakultur, namun penelitian terkait dapat dipertimbangkan jika memiliki keterkaitan kuat dengan ekosistem alami atau dampak lingkungan laut.