Pengaruh Konversi Sistem Karburator Menjadi Sistem Injeksi Terhadap Performa dan Konsumsi Bahan Bakar Sepeda Motor 130cc
DOI:
https://doi.org/10.33019/t3q72p50Kata Kunci:
Konversi sistem bahan bakar, Injeksi, Karburator, Performa, Efisiensi bahan bakar.Abstrak
Peningkatan performa mesin dan efisiensi penggunaan bahan bakar merupakan aspek penting dalam perkembangan teknologi otomotif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konversi sistem bahan bakar dari karburator menjadi sistem injeksi terhadap performa mesin dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor bebek 130 cc. Pengujian dilakukan dengan dua metode, yaitu pengujian performa mesin menggunakan chasis dynamometer dan uji konsumsi bahan bakar dilakukan dengan mengukur volume bahan bakar yang digunakan selama satu menit. Pengujian konsumsi bahan bakar dilakukan pada berbagai kecepatan putaran mesin, yaitu 2000, 3000, 4000, 5000, dan 6000 Rpm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konversi sistem bahan bakar dari karburator ke injeksi meningkatkan performa mesin dan efisiensi bahan bakar. Daya maksimum pada sistem karburator tercacat sebesar 12,2 HP pada 950 Rpm. Sedangkan pada sistem injeksi meningkat menjadi 12,8 HP pada 9500 Rpm. Selain itu, sistem injeksi menunjukkan konsumsi bahan bakar yang lebih hemat pada setiap kecepatan putaran mesin, dengan perbedaan sebesar 5 mL per menit pada putaran mesin 5000 Rpm dibandingkan dengan sistem karburator. Dengan demikian, sistem bahan bakar injeksi terbukti memberikan peningkatan performa dan efisiensi yang signifikan dibanding sistem karburator.
Unduhan
Referensi
[1] Sutanto, A. Dasar-Dasar Mesin Otomotif. Jakarta: Penerbit Andi. 2018.
[2] Wirawan, D. Teknologi EFI dan Aplikasinya pada Sepeda Motor. Surabaya: Graha Ilmu. 2020.
[3] Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Pedoman Konversi Sepeda Motor Bahan Bakar Konvensional ke EFI. Diakses dari https://hubdat.dephub.go.id.2020.
[4] Hadi, M. Feri Alfan, Asroful Abidin, and Mokh Hairul Bahri. "Pengaruh Konversi Injeksi Pada Motor Sport 200 Cc Terhadap Performa Dan Efisiensi Bahan Bakar." National Multidisciplinary Sciences 3.1 : 301-310. 2024.
https://proceeding.unmuhjember.ac.id/index.php/nms/article/view/549/518
[5] Surya, Busana Kusuma Adhi. "Modifikasi Sistem Bahan Bakar Karburator Menjadi Sistem Bahan Bakar Injeksi Pada Honda Legenda (Tinjauan Sistem Pengapian) Proyek Akhir.". Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta. 2016.
[6] Sugiarto. Modifikasi Sistem Bahan Bakar Karburator Menjadi Sistem Bahan Bakar Injeksi Pada Suzuki Smash Ad 2663 Zg (Tinjauan Sistem Bahan Bakar). Proyek Akhir tidak diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta. 2015.
[7] SINGH, Durgeshwar P., et al. Conversion Of Carbureted Fuel Supply Into Electronic Fuel Injection System. Elementary Education Online, 2022, 20.3: 3214-3214
https://ilkogretim-online.org/index.php/pub/article/view/2645
[8] SUPARTA, I. Nyoman, et al. Perbandingan konsumsi bahan bakar pada sistem injeksi dan sistem karburator. Journal of Applied Mechanical Engineering and Green Technology, 2021, 2.3: 108-113.
https://doi.org/10.31940/jametech.v2i3.108-113
[9] HIFNI, Mada Naufal; MUFARIDA, Nely Ana; KOSJOKO, Kosjoko. Uji Efisiensi Bahan Bakar dan Performa Mesin pada Motor Sport 250 CC: Perbandingan Sistem Karburator dan Injeksi. Jurnal Penelitian Inovatif, 2025, 5.2: 1827-1836.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Machine : Jurnal Teknik Mesin

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




