Toksisitas Ekstrak Daun mangrove Rhizophora stylosa dari Pulau Maspari Sumatera Selatan
DOI:
https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v8i1.5679Kata Kunci:
Rhizophora stylosa, Pulau Maspari, Toksisitas, Senyawa bioaktifAbstrak
Pulau Maspari merupakan pulau kecil terluar di pesisir Sumatera Selatan yang menjadi habitat unik bagi vegetasi mangrove Rhizophora stylosa. Daun R. stylosa berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif potensial bagi bidang kesehatan dan farmakologi. Komposisi senyawa bioaktif pada daun dapat dipengaruhi oleh kondisi ekologi dan letak geografis pulau kecil ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi toksisitas dan komposisi senyawa bioaktif yang bersifat toksik pada ekstrak daun mangrove R. stylosa dari Pulau Maspari di Pesisir Sumatera Selatan. Sebanyak 1 kg sampel daun R. stylosa diambil dari Pulau Maspari kemudian di cuci hingga bersih untuk menghilangkan kotoran yang menempel, dipotong kecil-kecil, dan dikeringkan dibawah sinar matahari menggunakan metode sinar matahari tidak langsung yang ditutup dengan kain hitam. Sampel daun yang sudah kering kemudian dihaluskan hingga menjadi bubuk, dan sebanyak 100 gram bubuk halus dimaserasi dengan pelarut etanol 96% dalam rasio perbandingan 1:10 (b/v). Proses maserasi dilakukan selama 1 x 24 jam, kemudian larutan maserasi disaring dan diuapkan menggunakan rotary evaporator pada suhu 60°C hingga menjadi ekstrak pekat. Uji toksisitas dilakukan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), sedangkan identifikasi senyawa bioaktif yang bersifat toksik dilakukan melalui uji fitokimia, uji total fenol, dan analisis GC-MS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai LC50 ekstrak daun R. stylosa sebesar 393 mg/mL (toksik sedang). Kandungan total fenol sebesar 442,82 (gGA/g), dan senyawa bioaktif yang teridentifikasi meliputi senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid, serta asam seperti Hexadecanoic acid, methyl ester, dan trans-13-Octadecenoic acid, methyl ester.
