Jenis Manuskrip (Manuscript Types)

Journal of Tropical Marine Science (JTMS) menerima naskah ilmiah yang relevan dengan ruang lingkup ilmu kelautan tropis, sumber daya pesisir, perikanan, ekologi laut, konservasi, dan pengelolaan lingkungan pesisir dan laut. Naskah yang diajukan harus merupakan karya ilmiah orisinal, belum pernah diterbitkan sebelumnya, dan tidak sedang dalam proses penilaian pada jurnal lain.

Jenis manuskrip yang dapat dipertimbangkan untuk diterbitkan dalam JTMS meliputi:

1. Artikel Penelitian (Research Article)

Artikel penelitian menyajikan hasil penelitian orisinal yang dilakukan secara sistematis dengan metode ilmiah yang jelas. Naskah harus memuat tujuan penelitian, metode, hasil, pembahasan, dan kesimpulan yang didukung oleh data serta analisis yang memadai. Topik penelitian dapat mencakup biologi dan ekologi laut, biodiversitas, sumber daya perikanan, ekosistem pesisir, pencemaran laut, bioteknologi kelautan, serta pengelolaan sumber daya pesisir dan laut.

2. Artikel Tinjauan (Review Article)

Artikel tinjauan menyajikan sintesis kritis terhadap literatur ilmiah yang relevan dengan bidang ilmu kelautan tropis. Naskah diharapkan mengidentifikasi perkembangan pengetahuan terkini, pola atau kesenjangan penelitian, serta implikasi ilmiah dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya. Artikel tinjauan harus menggunakan sumber ilmiah yang kredibel dan pendekatan penelusuran serta sintesis literatur yang sesuai dengan tujuan kajian.

3. Komunikasi Singkat (Short Communication)

Komunikasi singkat menyajikan temuan awal, hasil penelitian yang spesifik, atau informasi ilmiah baru yang memiliki nilai penting bagi pengembangan ilmu kelautan dan perikanan. Naskah disusun secara ringkas, dengan metode dan hasil yang memadai untuk mendukung validitas temuan, tanpa mengurangi kejelasan dan ketepatan penyajian ilmiah.

Ketentuan Umum

Seluruh manuskrip harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup JTMS, mengikuti pedoman penulisan yang berlaku, menggunakan referensi ilmiah yang relevan, serta memenuhi standar etika publikasi. Setiap naskah akan melalui pemeriksaan awal oleh editor untuk menilai kesesuaian dengan ruang lingkup jurnal, kelengkapan persyaratan, dan kelayakan untuk dilanjutkan ke proses penelaahan sejawat (peer review).

Penerimaan suatu jenis manuskrip bergantung pada kebijakan editorial JTMS yang berlaku. Penulis diharapkan memeriksa Author Guidelines sebelum mengirimkan naskah melalui sistem Open Journal Systems (OJS).

Naskah yang Tidak Dapat Dipertimbangkan untuk Publikasi

Journal of Tropical Marine Science (JTMS) berhak menolak naskah yang tidak memenuhi persyaratan ilmiah, etika publikasi, atau kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup jurnal. Naskah berikut tidak dapat dipertimbangkan untuk publikasi:

  1. Di luar ruang lingkup jurnal. Naskah yang tidak memiliki relevansi yang memadai dengan ilmu kelautan tropis, sumber daya pesisir, perikanan, ekologi laut, konservasi, atau pengelolaan lingkungan pesisir dan laut.

  2. Tidak memiliki kontribusi ilmiah yang memadai. Naskah yang tidak menunjukkan kebaruan, relevansi ilmiah, atau kontribusi yang jelas terhadap pengembangan pengetahuan di bidang terkait.

  3. Plagiarisme dan pelanggaran orisinalitas. Naskah yang mengandung plagiarisme, duplikasi publikasi, atau penggunaan karya pihak lain tanpa atribusi yang semestinya.

  4. Pengajuan simultan dan publikasi ganda. Naskah yang sedang dipertimbangkan oleh jurnal lain, telah diterbitkan sebelumnya, atau memiliki tumpang tindih substansial dengan publikasi terdahulu tanpa pengungkapan dan justifikasi yang memadai.

  5. Kelemahan metodologis yang mendasar. Naskah dengan desain penelitian, metode, analisis data, atau interpretasi hasil yang tidak memadai sehingga kesimpulan ilmiahnya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

  6. Data dan hasil penelitian yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Naskah yang mengandung fabrikasi, falsifikasi, manipulasi data, gambar, atau hasil penelitian, maupun penyajian informasi yang menyesatkan.

  7. Pelanggaran etika penelitian. Penelitian yang tidak memenuhi persyaratan etik, perizinan, atau ketentuan terkait apabila hal tersebut diwajibkan berdasarkan jenis penelitian dan peraturan yang berlaku.

  8. Pelanggaran etika kepengarangan. Naskah yang melibatkan pencantuman penulis tanpa kontribusi yang memenuhi syarat, penghilangan kontributor yang berhak menjadi penulis, atau perselisihan kepengarangan yang tidak diselesaikan secara semestinya.

  9. Ketidakpatuhan terhadap pedoman penulisan. Naskah yang tidak memenuhi persyaratan dasar pengajuan, tidak mengikuti template atau pedoman jurnal, atau tidak dilengkapi dokumen wajib setelah penulis diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan.

  10. Penggunaan referensi dan sitasi yang tidak semestinya. Naskah yang menggunakan referensi fiktif, sitasi yang tidak relevan secara substansial, atau praktik manipulasi sitasi untuk meningkatkan jumlah kutipan secara tidak etis.

Kebijakan Editorial

Keputusan untuk menolak naskah dapat dilakukan pada tahap pemeriksaan awal editorial (desk rejection) atau setelah proses penelaahan sejawat (peer review). Penolakan pada tahap awal dapat diberikan apabila naskah tidak sesuai dengan ruang lingkup jurnal, tidak memenuhi standar ilmiah minimum, atau menunjukkan indikasi pelanggaran etika publikasi.

Setiap dugaan pelanggaran etika akan ditangani secara proporsional berdasarkan bukti yang tersedia dan kebijakan etika publikasi jurnal. Penolakan tidak semata-mata didasarkan pada kesalahan format atau kekurangan administratif yang masih dapat diperbaiki, kecuali penulis tidak memenuhi persyaratan setelah diberikan kesempatan yang wajar.

JTMS berkomitmen untuk menjaga integritas ilmiah, transparansi editorial, dan kualitas publikasi melalui proses seleksi naskah yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.