Evaluasi Reklamasi Laut PT Timah Tbk Program Artificial Reef Di Perairan Rebo Kabupaten Bangka
DOI:
https://doi.org/10.33019/jour.trop.mar.sci.v8i1.5433Kata Kunci:
Artificial Reef, PT. TIMAH Tbk, Reklamasi Laut, KriteriaAbstrak
Perairan laut Rebo masih dalam kawasan studi AMDAL PT TIMAH Tbk yang merupakan area terdampak kegiatan penambangan timah di laut. Program reklamasi laut dengan penenggelaman modul artificial reef merupakan upaya untuk merehabilitasi habitat ikan dan organisme lainnya. Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi program reklamasi laut PT TIMAH Tbk program artificial reef. Penelitian dilakukan bulan Maret-Juli 2024 pada lokasi penenggelaman modul artificial reef Tahun Kewajiban 2019, 2021, dan 2023. Metode pengambilan data ikan menggunakan modifikasi dari Belt Transect. Metode perhitungan biomassa dimodifikasi dengan menambahkan beberapa suku ikan yang merupakan ikan target yang bernilai ekonomi. Lokasi modul artificial reef Tahun Kewajiban 2021 dengan jumlah jenis ikan terbanyak (40 jenis), H’ tertinggi (3,20), dan biomassa terberat (2.908,80kg/ha). Rentang nilai keanekaragaman di semua lokasi berkisar antara 1,80-3,20 masuk dalam kriteria “sedang” dan “tinggi”. Rentang nilai indeks dominasi berkisar 0,06-0,36 masuk dalam kriteria “sedang”. Rentang nilai keseragaman berkisar 0,34-0,53 masuk dalam kriteria “sedang” dan “rendah”. Rentang nilai biomassa ikan berkisar 129,66-2.908,80 kg/ha. Semakin lama modul artificial reef ditenggelamkan jenis ikan yang bergerombol semakin meningkat serta jenis ikan target berkurang karena kegiatan penangkapan. Kriteria nilai hasil analisis mengacu pada kriteria perhitungan untuk habitat alami (terumbu karang). Peneliti menyarankan Kriteria nilai spesifik untuk habitat buatan pada kondisi lingkungan yang terganggu (kegiatan penambangan laut).